MU dan Spurs Melempem di Bursa Transfer, Siapa yang Patut Disalahkan? Pelatih atau . .

Dua klub Liga Inggris, Manchester United dan Tottenham Hotspur jadi sorotan setelah penutupan bursa transfer musim panas. Pasalnya kedua klub ini bisa dikatakan sangat melempem di perburuan pemain anyar.
Dikutip dari skysports.com (10/08/18) Tottenham Hotspur bahkan jadi klub pertama yang tak bisa menggaet pemain anyar setelah sistem bursa transfer musim panas Liga Inggris mulai berlaku sejak 2003 silam. Sedangkan Manchester United sampai penutupan bursa transfer Liga Inggris hanya mampu datangkan 3 pemain kategori kelas 2.
Referensi pihak ketiga
Melihat hal tersebut, kiranya siapa yang layak disalahkan oleh fans kedua klub tersebut? Apakah pelatih Man United dan Spurs, Jose Mourinho serta Mauricio Pochettino atau CEO dari kedua klub tersebut, Daniel Levy dan Ed Woodward?
Mengapa CEO yang disalahkan? Bukankah dalam proses transfer sepakbola klub diurus oleh Direktur Sepakbola? Memang betul, namun berbeda dengan kebanyakan klub yang memiliki direktur sepakbola, Manchester United lebih mengedepankan peran dari CEO klub untuk mengurus hal tersebut. Sedangkan Spurs memiliki dua sosok yang tumpang tindih dalam urusan transfer pemain.
Kinerja Ed Woodward di Man United pun masih belum bisa dikatakan maksimal. Karena jika ingin melihat kembali 10 jendela transfer pasca Ferguson yang telah ia navigasikan, tidak ada satupun strategi atau tren yang jelas, yang biasanya sering dimiliki klub dengan direktur sepakbola di pucuk pimpinan perekrutan dan pembenahan para pemainnya.
Referensi pihak ketiga
Soal pemain anyar Man United, tugas Jose Mourinho hanya memberikan list kepada Ed Woodward dan pria 46 tahun inilah yang bertugas melobi hingga menyelesaikan proses kepindahan pemain anyar. Sayangnya, Ed Woodward dikenal sering berkonflik dengan manajer-manajer United pasca era Fergie dalam menyoal siapa dan berapa pemain baru yang harus direkrut di bursa transfer.
Lantas bagaimana dengan Daniel Levy? Hampir sama dengan Woodward, sosok Levy juga jadi kontroversial jika menyangkut masalah transfer pemain Spurs. Levy seperti dikutip dari mirror.co.uk (10/08/18) disebut-sebut jadi sosok dibalik layar lepasnya Luka Modric ke Real Madrid beberapa musim lalu. Tidak hanya soal itu, Levy juga jadi biang kerok saat kubu Spurs pada musim lalu diterpa isu tak mengenakkan soal gaji para pemain.
Yang lebih parah, Levy sempat menunjuk direktur olahraga yakni Franco Baldini. Tugas Baldini jelas merekrut pemain, namun kemudian tugas dari Baldini jadi tidak jelas setelah Levy menunjuk Paul Mitchell dari Spouthampton sebagai kepala perekrutan pemain anyar.
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment