Minus Ezra Walian, Ini 3 Pemain Senior yang Jadi Andalan Timnas U-23 di Ajang Asian Games


Striker naturalisasi dari Brasil, Alberto Goncalves jadi satu dari tiga pemain senior yang resmi didaftarkan oleh Luis Milla untuk memperkuat Timnas U-23 di ajang Asian Games 2018. Striker berusia 37 tahun ini sendiri baru pada Mei 2018 lalu resmi dipanggil untuk memperkuat Timnas.
Sebagai seorang striker yang memiliki jam terbang di Liga Indonesia, Goncalves ialah bomber ganas yang bisa jadi andalan di lini depan Timnas U-23. Sempat memperkuat Juventude di Liga Brasil, Goncalves pada 2007 seperti dikutip dari bola.com (10/08/18) mengawali karier di Liga Indonesia dengan memperkuat Persipura.
Membela tim asal Papua tersebut sampai 2010, Goncalves jadi mesin gol yang sangat produktif. Ia mampu cetak 60 gol dari 94 caps. Setelah sempat membela Persijap pada 2011, Goncalves kembali ke tim Mutiara Hitam dan mampu torehkan 25 gol di musim 2011/12. Goncalves juga tercatat pernah membela Arema dan Penang FA. Saat ini Goncalves tercatat jadi striker Sriwijaya FC.
Stefano Lilipaly

Referensi pihak ketiga
Selanjutnya ada nama gelandang serang yang bermain untuk Bali United, Stefano Lilipaly. Pemain berusia 28 tahun kelahiran, Arnhem, Belanda ini memang jadi pemain yang sangat diinginkan publik sepakbola Indonesia di ajang Asian Games 2018.
"Saya selalu bangga bermain untuk Timnas Indonesia baik itu kelompok umur U-23 ataupun senior. Saya bersama pemain terbaik Indonesia akan membela bendera yang sama yaitu Indonesia," kata Lilipaly seperti dikutip dari bola.com (10/08/18).
Bagi Lilipaly tampil bersama Timnas U-23 di ajang Asian Games menjadi kebanggan untuk bisa membuat bangga Merah Putih. "Asian Games akan menjadi ajang yang besar untuk bermain dan membela Indonesia. Namun yang saya tahu saat ini bagaimana fokus pada pertandingan ke depan melawan Korea Selatan. Setelah itu baru kita lihat apa yang menjadi keputusan tim pelatih Timnas Indonesia," kata Lilipaly.
Andritany Ardhiyasa

Referensi pihak ketiga
Kiper andalan Persija Jakarta ini jadi pemain senior ketiga yang bakal jadi andalan Timnas U-23 di ajang Asian Games 2018. Sebagai seorang kiper, Andritany ialah jaminan mutu untuk Persija bermain lebih terbuka di kompetisi Liga 1 2018.
Ketidakhadiran Andritany justru menjadi bencana bagi Persija, hal itu bisa dilihat saat ia alami cedera. Pada periode Juli 2018 lalu, Andritany tak bisa memperkuat Persija karena alami cedera pada tulang pipi saat membela Timnas melawan Uzebistan di ajang Anniversary Cup 2018. Kondisi tak fit Andritany sempat membuat Persija harus alami 4 kali kekalahan dan kebobolan 7 gol pada Juli 2018.
Kiper yang mengidolakan kiper Timnas Prancis di Piala Dunia 1998, Fabian Barthez ini mengawali kariernya dengan bergabung ke SSB ASIOP dan Diklat Ragunan. Pada 2007, ia sempat membela Pesik Kuningan dan Sriwijaya FC pada 2008 hingga 2010.
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment