Real Madrid Tak Setangguh Manchester United Untuk Urusan Menjaga Pemainnya

Kabar kepindahan Ronaldo dari Real Madrid ke Juventus mengangetkan banyak pihak. Bagaimana tidak, sejak rumor berhembus dua minggu lalu, publik menilai bahwa hal itu tak akan berujung kenyataan.
Bahkan legenda Bayern Munchen dan Timnas Jerman, Lothar Matthaus mengatakan sangat mustahil seorang Ronaldo mau pindah ke Serie A yang kualitas liganya di bawah La Liga.
"Real Madrid CF mengkomunikasikan bahwa, sesuai dengan keinginan dan permintaan Cristiano Ronaldo, dia telah menyepakati transfer ke Juventus FC," tulis pernyataan resmi klub seperti dikutip dari realmadrid.com (11/07/18). Nyatanya jelang kick off babak semifinal Piala Dunia 2018 yang mempertemukan Belgia vs Prancis, situs resmi Real Madrid mengumumkan kepastian Ronaldo akan bermain di Italia pada musim depan.
Tidak seperti Mancheter United yang mati-matian menjaga pemainnya yang ingin pindah, Real Madrid justru seperti tak punya kuasa lebih untuk menjaga seorang Ronaldo. Ingat kasus De Gea?
Kepindahan Ronaldo ke Juventus sebenarnya menujukkan ke kita bahwa Juventus ialah klub paling hebat dalam urusan melobi pemain dan Real Madrid ialah klub paling lemah dalam urusan menjaga pemainnya. Real Madrid klub lemah
Terlepas dari penyebab gagalnya transfer karena masalah teknis biasa. Namun aksi ulur waktu manajemen Man United terkait detail kontrak De Gea buktinya bisa membuat kiper Spanyol itu tersungut-sungut tak jadi pindah ke Real Madrid.
Beberapa musim lalu, De Gea pun memiliki keinginan sama besarnya dengan Ronaldo ingin hengkang. Sayangnya keinginan De Gea tak mendapat restu dari klub. Meski akhirnya mengizinkan setengah hati kepindahan De Gea, transfer itu akhirnya gagal juga. Real Madrid menuding pihak Man United dengan sengaja mengulur waktu sampai delapan jam untuk memperbaiki hal kecil di detail kontrak. Juventus jago nego
Manajemen Juventus putar otak dan jawabannya ada di dua pemain mereka dan sosok pelatih anyar Chelsea, Maurizio Sarri dikutip dari skysports.com (11/07/18) klub London itu memiliki uang yang dibutuhkan Juventus dengan syarat melepas dua pemainya, Gonzalo Higuain dan Daniel Rugani.
Kepindahan Ronaldo ke Juventus sebenarnya membuktikkan ke publik ke Nyonya Tua itu dari dulu memang klub paling tokcer dalam urusan melobi pemain untuk bergabung. Bagaiaman tidak, Juventus sendiri tak memiliki uang cash untuk langsung merekrut Ronaldo.
Alhasil kesepakatan itu akhirnya mampu mendaratkan Ronaldo ke Turin tanpa harus khawatir terkena Financial Fair Play karena kemudian Juventus mampu juga menego Real Madrid untuk menerima cicilan.

No comments

Powered by Blogger.