Memori 20 Tahun Silam, Kroasia Jadi Tim Terbaik yang Jalani Debut di Piala Dunia

Pada perhelatan Piala Dunia 1998, ada satu negara yang jadi sorotan yakni Kroasia, ia jadi negara debutan di event yang berlangsung di Prancis tersebut. Kroasia jadi satu-satunya negara pecahan Yugoslavia yang bermain di event tersebut. Yugoslavia sendiri ikut hadir di Piala Dunia 1998 dan tergabung di grup F bersama Jerman, Iran, dan Amerika Serikat. 

Kedatangan Kroasia di Prancis pada awalnya mendapat cibiran dan disepelekan oleh banyak pihak. Bagaimana tidak, setelah merdeka sebagai negara, federasi sepakbola Kroasia sendiri baru berdiri dan diakui FIFA 6 tahun sebelum event Piala Dunia 1998. 

Banyak pihak memprediksi langkah Kroasia akan hanya jadi tim penggembira dan jadi lumbung gol untuk tim lain. Kroasia sendiri seperti dikutip fifa.com (05/07/18) tergabung di grup H bersama Argentina, Jamaika, dan Jepang. 


Di pertandingan pertama, Kroasia yang dilatih oleh Miroslav Blazevic mampu kalahkan Jamaika dengan skor 1-3. Strikr Kroasia saat itu, Davor Suker menyumbang 1 gol, 2 gol lainnya dicetak oleh Robert Prosinecki dan Mario Stanic. 

Skuat Kroasia yang berisikan pemain seperti Zvonimir Boban, Slaven Bilic, Robert Jarni, Igor Tudor, dll terus melaju dan meraih hasil maksimal hingga mampu jadi runner up grup H. Publik saat itu masih menganggap Kroasia sekedar beruntung. 

Lanjut ke babak 16 besar, Kroasia kembali tampil fantastis. Mereka singkirkan Rumania yang secara jam terbang lebih berpengalaman di Piala Dunia. Davor Suker kembali torehkan namanya di papan skor. Melangkah ke babak perempatfinal, Kroasia ditunggu favorit juara, Jerman. 

Tentu saja publik saat itu menjagokan Jerman. Jerman saat itu juga diisi oleh pemain seperti Jurgen Klinsmann dan Oliver Bierhoff, namun prediksi di atas kertas mampu dibalikkan Davor Suker cs. Kombinasi lini tengah yang kreatif berkat Boban, lini belakang yang kuat karena ada Igor Tudor dan lini depan yang tajam berkat Suker, Kroasia menghajar Jerman tiga gol tanpa balas. 

Di situlah publik mulai sadar, Kroasia tak sekedar beruntung. Sayang di babak semifinal, Kroasia harus bertemu tuan rumah yang kemudian keluar sebagai juara dunia, Prancis. Hebatnya Prancis pun harus susah payah kalahkan Kroasia dengan skor 2-1. 

Pada perebutan tempat ketiga, Kroasia tak lantas bermain asal-asalan. Mereka masih tunjukkan permainan memukau dan menjadi juara ketiga setelah jungkalkan tim kuat Eropa lainnya, Belanda dengan skor 2-1. Striker Kroasia, Davor Suker pun sukses menyabet gelar top skor dengan koleksi 6 gol. 
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment