Suporter di Piala Dunia Jadi Sasaran Empuk Praktek Penipuan di Rusia

Rusia menjadi salah satu negara yang memiliki tingkat kriminalitas cukup tinggi. Sejumlah kota di Rusia memiliki reputasi sebagai tempat dengan tingkat kriminalitas cukup tinggi. 

Tercatat sejumlah praktek kriminalitas yang terjadi di Rusia antara lain perang antar mafia, narkotika, prostitusi, penjualan manusia, pencopetan, penjambretan sampai penipuan. Untuk kasus paling terakhir yakni penipuan, suporter yang datang langsung ke Rusia untuk menonton Piala Dunia 2018 wajib waspada betul dengan aksi ini. 

Pasalnya aksi penipuan seperti dikutip dari independent.co.uk (12/06/18) bakal mengincar para orang baru yang datang ke Rusia, utamanya di perhelatan Piala Dunia 2018 ini. Praktek penipuan yang terjadi di sejumlah sudut kota di Rusia ini dilakukan oleh para penjahat kelas teri. 


Uniknya praktek penipuan ini banyak sekali ragamnya. Salah satunya ialah aksi penipuan yang dinamakan Turki Drop yakni sebuah aksi penipuan dengan cara si pelaku pura-pura menjatuhkan uang miliknya dan kemudian menuduh si korban yang ada di sekitarnya sebagai orang yang mencuri uangnya. 

Lalu ada juga aksi penipuan yang sering terjadi di bandara. Aksi yang dilakukan ialah korban diminta si pelaku untuk melihat atau memegang tas asing. Selanjutnya si pelaku akan menuduh si korban berusaha mengambil tas miliknya dan membuat si korban mau tak mau mengeluarkan uang untuk berdamai. 

Ada juga aksi pencopetan yang juga sering terjadi di Indonesia. Biasanya para pelaku berjumlah 3-4 orang atau lebih dan melakukan aksinya di pusat keramaian. 
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment