Pengkhianat Brasil yang Diberi Nama karena Terinspirasi dengan Diego Maradona

Pasangan suami istri, Jose de Jesus dan Josileide seperti kebanyakan orang Brasil pada umumnya memiliki kecintaan pada sepakbola. Pasangan suami istri ini pada 07 Oktober 1988 dianugrahi seorang bayi laki-laki. Meski Jose dan Josileide asli orang Brasil, namun keduanya memiliki kecintaan pada sosok legenda hidup Brasil, Diego Maradona. 

Jadilah sang putranya tersebut diberi nama depan sama dengan eks striker Napoli dan Barcelona tersebut.  Seperti dikutip dari telegraph.co.uk (19/02/18), bocah laki-laki ini pun diberi hadiah pertama oleh kedua orang tuanya sebuah bola. 

"Di Brasil ketika Anda memiliki seorang putra, benda atau hadiah pertama yang diberikan ialah bola. Itu hadiah pertama yang saya terima," kata bocah laki-laki ini seperti dikutip dari mirror.co.uk (19/02/18). 


Pada usia 15 tahun bocah laki-laki ini sudah diikut sertakan oleh orang tuanya untuk merantau ke Sao Paulo, salah satu kota terbesar di Brasil. Bocah laki-laki ini kemudian membantu sang paman untuk berjualan di toko emas. 

Beruntung meski membantu pamannya berjualan, ia tetap bisa menyalurkan hobinya bermain sepakbola. Paman saya memiliki hasrat dalam sepakbola. Dia memang bukan pemain profesional, namun tetap memiliki kemampuan bagus," kata bocah ini. 

Singkat cerita, pada usia 16 tahun ia tergabung bersama salah satu klub di Brasil, Barcelona Esportiva Capela. Saat itu diberi gaji sebesar 100 poundsterling. Tiga tahun di klub tersebut, remaja ini memutuskan merantau ke Portugal dan bergabung ke Braga. Talentanya mulai terlihat saat ia main di Braga. 

Namanya benar-benar diperhitungkan sebagai striker ganas saat membela klub Atletico Madrid dan mampu membawa klub Madrid tersebut ke laga Final Liga Champions. Di tengah prestasinya bersama klub pada 2013, ia mengambil keputusan kontroversial. Ia berganti kewarganegaraan dari Brasil ke Spanyol. 

Keputusan ini membuat namanya sempat dianggap pengkhianat oleh publik Brasil. "Dia membalikan punggungnya dari sebuah mimpi yang selalu menjadi harapan masyarakat Brasil untuk bisa mewakili negaranya," kata eks pelatih Brasil Luis Felipe Scolari seperti dikutip dari dailymail.co.uk (19/02/18). 

Sisi kontroversi pemain ini tak pernah hilang meski alami pasang surut penampilan, termasuk saat ia dilepas begitu saja oleh Chelsea dan kembali ke Atletico Madrid. Terlepas dari sisi kontroversi dan cap pengkhinat pada dirinya, sosok bernama Diego Costa ini tak bisa ditampik sebagai striker yang haus gol. 
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment