Oriol Tort, Sosok Dibalik Layar Kejayaan Barcelona

Jika membicara Barcelona tentu banyak orang lebih banyak mengetahui nama-nama tenarnya seperti Johan Cruyff, Diego Maradona, Ronaldo, Pep Guardiola atau megabintang mereka saat ini, Lionel Messi. Paling banter, fans Barcelona cukup mengetahui La Masia, akademi Barcelona yang lahirkan sosok Lionel Messi. 

Tapi tahukan fans Barcelona pada sosok bernama Oriol Tort? Bernama lengkap Oriol Tort Martinez, sosok ini ialah orang dibelakang layak yang akhirnya membuat nama La Masia dan Barcelona tentu saja menjadi tenar seperti saat ini. 


Tort yang merupakan pria asli Catalan ini juga mantan pemain Barcelona. Usai pensiun sebagai pemain, Tort diberi kepercayaan sebagai direktur akademi Barcelona. Sebagai seorang direktur akademi Barcelona, Tort memiliki insting kuat mana pemain muda yang layak dipertahankan dan mana yang tidak. 

Dikutip dari fcbarcelona.com (12/04/18) Tort jadi orang yang menyelamatkan karier Guardiola di Barcelona. Tort kala itu bersikeras kepada manajemen Barcelona agar Pep tetap dipertahankan meski secara fisik, Pep kala itu tak disukai manajemen Barcelona. 

"Dia harus tinggal. Dia memiliki kepala (otak) untuk sebuah pertandingan," kata Tort kala itu. Hebatnya lagi Tort hanya membutuhkan satu kali melihat aksi seorang pemain muda menilainya. Tort pula yang kabarnya membuat Barcelona beruntung mempertahankan para pemain muda seperti Iniesta, Xavi, Valdes, hingga Cesc Fabregas. 

"Tort mewakili orang tanpa nama yang sangat penting bagi kebutuhan klub," kata seorang Vicente del Bosque seperti dikutip dari thesefootballtimes.co (12/04/18). 

Lantas seperti apa Tort sebagai direktur pertama La Masia bisa nge-bland dengan para pemain muda Barcelona. Ternyata rahasianya cuma satu, yakni Tort tak pernah menganggap dirinya lebih tinggi dari para pemain muda ini. 

"Saya tidak hanya sekedar memilih pemain. Saya memantau semua perkembangan mereka. Saya bisa melihat mana yang gugup dan mana yang tidak. Tiap makan siang, saya satu meja dengan mereka menyantap makanan. Setelah itu di akhir pekan kami tertawa dan bercanda. Saya meluang banyak waktu untuk mengenal anak muda ini lebih dalam. Itu saya lakukan semata menjalani moto klub, 'Lebih dari sebuah klub' kata Tort. 

Pada 20 Oktober 2011, Barcelona kemudian mengabadikan nama Tort sebagai bagian dari La Masia. Itu menjadi pengakuan dan penghargaan pada orang yang telah mengabdi pada klub tersebut selama 40 tahun. Tort sendiri meninggal dunia pada 10 September 1999 silam. 
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Post a Comment