Mustapha Hadji, Legenda yang Antarkan Maroko ke Piala Dunia 2018 Usai Absen 20 Tahun


Timnas Maroko akhirnya kembali tampil di Piala Dunia usai 20 tahun absen di event akbar empat tahun ini. Maroko terakhir main di Piala Dunia edisi ke-16 pada 1998 yang berlangsung di Prancis. Saat itu tim berjuluk Atlas Lions tersebut diperkuat oleh salah satu legenda hidup mereka, Mustapha Hadji. 

Yang menarik, Hadji juga yang ikut berperan lolosnya Timnas Maroko saat ini ke Piala Dunia 2018. Ya usai pensiun sebagai pesepakbola pada 2010 lalu, pada 2014 Hadji seperti dikutip dari national-football-teams.com (31/05/18) menjadi asisten pelatih untuk Timnas Maroko mendampingi pria Prancis, Hervé Renard. 

Nama Hadji sendiri di era 90-an begitu familiar bagi pencinta sepakbola, ia adalah salah satu gelandang asal Afrika yang memiliki skill di atas rata-rata. Pemain berdarah Prancis ini memulai karier profesionalnya di klub Ligue 1, Nancy pada 1991 silam. 

Bersama Nancy, Hadji jadi gelandang serang yang haus gol. Ia tercatat menorehkan 31 gol hingga 1996 berkarier di Ligue 1. Dua tahun sebelum Piala Dunai di Prancis, Hadji hijrah ke Sporting Lisbon sayang kariernya mandek di sana dan hanya bertahan semusim. 

Pada 1997, Hadji direkrut oleh Super Depor, Deportivo La Carona. Bermain di Prancis pada Piala Dunia 1998, Hadji masih berstatus sebagai pemain Super Depor. Piala Dunia 1998 jadi keikutsertaan Hadji di Piala Dunia, sebelumnya pada Piala Dunia 1996, ia pun ikut membela Maroko dan dua kali bermain sebagai pemain pengganti seperti data yang dikutip dari fifa.com (31/05/18). 

Pada perhelatan Piala Dunia 1998, Maroko bersama Hadji sebenarnya bermain cukup apik. Brgabung bersama Brasil, Norwegia dan Skotlandia, Maroko sukses memetik 1 kali kemenangan, 1 kali imbang, dan 1 kali kalah. Andai Brasil di laga terakhir mampu kalahkan Norwegia di laga terakhir grup A, niscaya Maroko bisa melangkah ke babak berikutnya. 

Hadji sendiri sukses mencetak 2 gol di Piala Dunia 1998, dua gol itu dicetaknya di laga pertama melawan Norwegia. Setahun setelah Piala Dunia 1998, Hadji hijrah ke Liga Inggris dan bergabung ke Coventry City. Selain di Coventry, Hadji juga sempat membela Aston Villa di Liga Inggris. 


Setelah melakoni 418 laga dan mencetak 91 gol selama kariernya di klubm pada 2010 Hadji memutuskan pensiun setelah bermain di klub Liga Luxemburg, Fola Esch. 

Hadirnya Maroko di Piala Dunia 2018 tentu bakal menjadi ajang pembalasan untuk Hadji bisa mengantarkan negaranya melangkah lebih jauh dibanding saat ia masih jadi pemain. Maroko sendiri di babak penyisihan grup bergabung di grup B bersama Iran, Portugal, dan Spanyol. 
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Post a Comment