Matabeleland, Wilayah Sejenis dengan Catalan yang Bercita-cita jadi Juara Piala Dunia

Bagi sebagian pencinta sepakbola tentu tak asing dengan wilayah bernama Catalan. Wilayah berada di negara Spanyol ini memiliki klub sepakbola terkuat di dunia, Barcelona. Para pesepakbola asli Catalan pun bukan pemain sembarangan. 

Wilayah yang beberapa waktu lalu ini melakukan referendum dan ingin jadi negara merdeka lepas dari Spanyol juga memiliki Timnas sendiri. Sepak terjang Catalan terbilang sangat bagus, sejumlah kekuatan sepakbola dunia seperti Brasil dan Argentina pernah melakoni laga uji coba dengan Catalan. 

Ternyata tidak hanya Catalan yang memiliki timnas sendiri, sebuah wilayah yang namanya terdengar lucu di telinga orang Indonesia, Matabeleland juga memiliki cita-cira sama. Memiliki timnas yang kuat untuk berkarier di level internasional. 


Di mana letak Matabeleland? Matabeleland terletak di wilayah negara Zimbabwe, Afrika. Sama dengan Catalan, Matabeleland juga bercita-cita jadi negara sendiri. Dikutip dari boxtoboxfootball.uk (05/04/18), Matabeleland memiliki timnas yang dilatih oleh pria asal Inggris bernama Justin Walley. 

Walley sendiri memiliki rekam jejak sebagai seorang pelatih di klub-klub kecil Eropa. Ia cukup lama berkarier di klub liga Latvia, Riga United ialah salah satu klub yang pernah dilatihnya. Selain itu, Walley juga tercatat pernah melatih Timnas wanita Sierra Lone. 

Tim Matabeleland sendiri tengah bersiap untuk mengikuti Piala Dunia untuk wilayah yang keberdaannya tak diakui FIFA yakni Piala Dunia CONIFA. "Saya tertarik untuk bisa membawa Matabeleland untuk berkiprah di ajang ini. Mereka memiliki kemampuan untuk itu," kata Walley. 

Sayangnya Walley memiliki tantangan tersendiri untuk para pemain Matabeleland. Karakteristik para pemuda di Matabeleland hampir sama dengan orang-orang di negara terbelakang, lebih suka dengan hal berbau kriminal untuk mendapatkan sesuatu. 

"Mereka ingin menjadi sukses namun ketika memiliki uang dihabiskan untuk mabuk dan melakukan hal kejahatan lainnya," kata Walley. Tidak itu saja sebagai wilayah yang keberadaanya tak diakui pemerintah Zimbabwe, persoalan infrastruktur dan SDM juga jadi masalah utama bagi tim Matabeleland. 

Bahkan untuk bisa mendapatkan sponsor dan visa demi mengikuti Piala Dunia CONFIA di Inggris pada 31 Mei - 10 Juni 2018 mendatang, Walley sampai terbang ke negara asalnya Inggris untuk mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak. 

"Sejumlah tim memiliki fasilitas yang lebih baik seperti Siprus misalnya yang sepert negara anggota FIFA. Namun kami percaya bisa mengejutkan beberapa orang di kompetisi ini," kata Walley. 
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Post a Comment