Mario Zagallo, Si Profesor yang Berprestasi di Level Pemain dan Pelatih Pada Pentas Piala Dunia

Bagi sepakbola Brasil, nama Mario Zagallo ialah legenda setelah nama Pele. Sebagai seorang pemain, Zagallo memiliki prestasi mengkilap di Timnas Brasil, utamanya di level Piala Dunia. 

Pemain yang mengawali kariernya di America ini mulai menyita perhatian setelah ia membela Flamengo pada 1950. 8 tahun kemudian, ia dipanggil ke Timnas Brasil. Pemanggilan Zagallo ke Timnas mampu membawa tim Selecao menjadi juara Piala Dunia edisi Piala Dunia 1958. 

Dikutip dari fifa.com (15/05/18) Zagallo juga mencetak 1 gol saat Brasil kalahkan Swedia di partai final. 4 tahun kemudian di Piala Dunia 1962, pemain yang memiliki darah Lebanon ini juga antarkan Brasil menjadi juara. 

Setelah memutuskan pensiun sebagai pemain pada 1965, Zagallo alih profesi sebagai pelatih. Dua tahun setelah pensiun, Zagallo ditunjuk sebagai pelatih Timnas Brasil. Di tahun awal kepelatihannya sebagai pelatih Brasil, Zagallo terbilang belum tunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih terbaik. 


Ia pun dipecat setahun kemudian. Namun selang 2 tahun tepatnya pada perhelatan Piala Dunia 1970, Zagallo kembali ditunjuk sebagai pelatih. Di waktu inilah nama Zagallo catatkan diri sebagai pemain dan pelatih yang sukses meraih Piala Dunia. Brasil mampu dibawa Zagallo jadi juara Piala Dunia 1970. 

Dikutip dari fifa.com (15/05/18) di final, Brasil mampu pecundangi Timnas Italia dengan skor 4-1. Kapasitas Zagallo sebagai pelatih setelah itu sangat dihormati banyak orang. Selain Brasil, Zagallo juga tercatat melatih 4 negara lain yakni Kuwait, Arab Saudi, UEA, dan Libanon. 

Pada Piala Dunia 1998, Zagallo hampir saja mengantarkan Brasil untuk juara Piala Dunia. Sayang di final, Brasil dikalahkan tuan rumah Prancis dengan skor cukup telak 0-3. 

Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Post a Comment