Mantan Pembela Merah Putih yang Berakhir Tragis, Jadi Supir dan Masuk Reality Show

Anda ingat dengan nama Alex Pulalo? Bagi pencinta sepakbola era 90-an tentu tak asing dengan nama pemain satu ini. Alex Pulalo ialah pemain asli Jayapura, Papua yang sempat menjadi andalan untuk Timnas Merah Putih. Ia merupakan jebolan dari Timnas Primavera. 

Timnas Primavera seperti dikutip dari fourfourtwo.com (16/02/18) merupakan program dari PSSI kepada pemain muda Indonesia untuk mendapat ilmu sepakbola di Italia pada periode 1993 sampai 1996. Alex Pulalo merupakan rekan satu angkatan Kurniawa Dwi Yulianto, Kurnia Sandy, Charis Yulianto dan masih banyak lagi. 

Berbeda dengan rekan satu angkatannya seperti Kurniawan misalnya, Alex Pulalo pada masa senjanya malah berada di kondisi yang membuat kita miris. Pada 2015 lalu misalnya seperti dikutip dari merdeka.com (16/02/18) Alex Pulalo diketahui menjadi seorang supir. "Saat ini saya masih nyaman sebagai driver. Enjoy saja, " kata Alex saat itu. 


Alex sebenarnya tak mau menjadi seorang supir namun kebutuhan hidup harus membuatnya mau tak mau bekerja seperti itu. "Mau gimana lagi, saya pikir daripada saya menganggur. Apalagi pemerintah kan tidak ada memerhatikan atlet- atlet yang sudah berjasa membawa bangsa dan negara," kata Alex. 

Berita Alex Pulalo pun senyap begitu saja setelah sempat sedikit membuat ramai sejumlah pihak. Lama tak terdengar kabarnya kabar Alex Pulalo kembali membuat kaget. Sebuah akun Instagram, pengamatsepakbola memposting foto bahwa eks bek kiri Arema itu masuk ke sebuah acara reality show bernama 'uang kaget' 

Acara itu sendiri konsepnya memberikan uang kepada mereka yang tidak mampu. Mirisnya lagi saat syuting acara reality show tersebut Alex Pulalo mengenakan kaos dengan logo Merah Putih di dada dan tulisan Indonesia di tengahnya. Balasan yang setimpalkah untuk sang pembela Merah Putih di lapangan hijau ini? 

Padahal Alex Pulalo sempat mengatakan bahwa membela Timnas ialah cita-cita utamanya sebagai pemain. "Dulu kita pingin pakai garuda di dada, ada bendera merah putih di kostum itu paling senang, bangga sekali," kata pemain yang juga sempat Semen Padang, Pelita, PSM, PSIS, Persija, Persib, dan Mitra Kukar tersebut. 
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Post a Comment