Luigi Di Biagio, Eks Inter yang Pernah Buat Orang Italia Menangis di Piala Dunia

Dikutip dari football-italia.net (07/02/18) Federasi sepakbola Italia resmi menunjuk eks penggawa Timnas Italia, Luigi Di Biagio sebagai pelatih sementara Italia. 

"Menyusul pertemuan yang digelar hari ini di markas FIGC, di Roma, telah diputuskan bahwa Luigi Di Biagio akan menjadi caretaker untuk dua pertandingan internasional pada Maret, dijadwalkan pada 23 menghadapi Argentina di Manchester dan pada tanggal 27 melawan Inggris di London," bunyi rilis FIGC seperti yang dikutip dari goal.com (07/02/18). 


Sebagai seorang pemain, Di Biagio cukup dikenal oleh pencinta Serie A era 90-an. Ia adalah gelandang tengah energik yang sempat membela AS Roma dan Inter Milan. Dikutip dari data soccerway.com (07/02/18) Di Biagio membela AS Roma dari 1995 hingga 1999 dan Inter pada 1999 hingga 2003. 

Karier Di Biagio sendiri dimulai dari masuk ke akademi Lazio. Pada 1988, ia ditunjuk untuk masuk tim senior Lazio. Sayang bersama Elang Roma itu ia hanya bermain 1 kali. Singkat cerita, sosok Di Biagio sendiri sebenarnya bukanlah pemain yang memiliki cerita manis bagi orang Italia. 

Saat membela Timnas Italia di ajang Piala Dunia 1998, sosok berkepala plontos ini jadi orang Italia menangis kecewa karena terhenti perempat final. Bertemu tuan rumah Prancis, Italia yang saat itu dilatih Dino Zoff memang sukses menahan tuan rumah tanpa gol di waktu normal dan tambahan waktu. 

Sayang saat babak adu penalti, seperti data dari fifa.com (07/02/18) ada dua pemain Italia yang gagal tembus gawang Prancis dan salah satunya ialah Luigi Di Biagio. Sepakan Di Biagio membentur mistar gawang dan Prancis pun lolos ke babak semifinal. 

Setelah memutuskan gantung sepatu, Di Biagio melanjutkan karier sebagai pelatih. Sebelum ditunjuk sebagai pelatih sementara Timnas Italia, Di Biagio adalah pelatih U-21 Italia. 
Share on Google Plus

About P I

“Semua yg terjadi di bawah kolong langit, adalah urusan setiap orang yg berpikir” -PAT-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Post a Comment